Universitas Katolik Parahyangan kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kewirausahaan melalui penyelenggaraan Parahyangan Entrepreneurship Summit (PES) 2025. Acara ini menjadi ruang kolaborasi bagi mahasiswa, alumni, pemerintah, akademisi, investor, komunitas, hingga media untuk mengembangkan ekosistem wirausaha yang inklusif dan berkelanjutan. Pembukaan yang diisi sambutan pimpinan UNPAR, IKA UNPAR, dan panitia pelaksana berlangsung hangat dan penuh antusiasme.
Sesi Pentahelix menjadi rangkaian awal yang menonjol, menghadirkan perwakilan dari lima elemen penting pembangunan ekosistem kewirausahaan yang terdiri dari pemerintah, akademisi, investor, komunitas dan media. Dalam kesempatan ini para narasumber membahas tantangan, peluang, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong inovasi mahasiswa. Diskusi berlangsung interaktif, menunjukkan tingginya minat peserta terhadap pengembangan bisnis yang berdaya saing.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Showcase Talkshow 1 mengenai Grow Different: How Founders Build Sustainable Ecosystems, di mana para alumni dan entrepreneur muda membagikan perjalanan usaha mereka. Cerita mengenai jatuh bangun bisnis dan strategi membangun keberlanjutan memberikan inspirasi bagi mahasiswa yang ingin merintis usaha.
PES 2025 juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Parahyangan Incubator, program pendampingan bagi startup mahasiswa UNPAR. Peserta diperkenalkan pada berbagai karya inovatif tenant inkubator serta arah pengembangan ekosistem kewirausahaan kampus di masa depan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan Showcase Talkshow 2 bertema Beyond Disruption: How Tech Builds Sustainable Business Models. Para pembicara menekankan peran teknologi dalam menciptakan peluang bisnis baru dan membangun model usaha yang adaptif di tengah perubahan pasar.
PES 2025 ditutup dengan optimisme. Melalui kolaborasi antarsektor, acara ini kembali menjadi wadah yang mempertemukan ide, pengalaman, dan peluang, sekaligus memperkuat komitmen UNPAR dalam melahirkan wirausahawan muda yang inovatif dan berdampak positif bagi masyarakat. (DIT – Staf Pengelolaan Inovasi Kewirausahaan UNPAR)





